Minggu, 12 Agustus 2018

6 Kriteria Istri Idaman Zaman Now, Nggak Lagi Sebatas Jago Masak dan Ngurus Anak


Zaman dulu, kriteria istri idaman sungguh sederhana. Jago masak dan menyukai anak-anak adalah dua kriteria utama. Jago masak berarti jago mengurus keluarga. Suka anak-anak berarti sudah siap jadi ibunya anak-anak. Pendidikan dan  lain-lain tak perlu dipikirkan. Asal dua itu sudah terpenuhi, seorang perempuan sudah layak menyandang predikat istri idaman dan siap dipersunting ke pelaminan.
Namun di zaman sekarang, peran perempuan sudah semakin luas; tak lagi terkucil di dapur, sumur, dan kasur. Perempuan punya kesempatan berkarier dan aktif di dunia luar sebesar para pria. Ternyata di zaman now yang serba digital ini, kriteria istri idaman pun ikutan berubah. Seperti apa kriteria istri idaman zaman now itu? Yuk disimak!

1. Seorang istri layaknya finance di perusahaan. Menghargai dan jago mengurus keuangan adalah keharusan


Menghargai uang itu sudah jelas kriteria utama. Bukannya apa-apa, nanti dalam berumah tangga kebutuhan kan semakin banyak. Tak jauh beda dengan perusahaan besar, roda keuangan pun harus diperhatikan dengan jeli. Jadi berapapun uang yang dimiliki, semua kebutuhan bisa terpenuhi. Bukan berarti istri idaman hanya dia yang sarjana ekonomi lho ya. Karena banyak skill yang harus dimiliki saat mengatur keuangan, salah satunya adalah membuat bujet bulanan dan ketahanan diri untuk tak belanja gila-gilaan meski sedang sale besar-besaran.

2. Cerdas dan berpengetahuan luas. Karena partner yang bisa diajak bertukar pikiran itu berkah luar biasa


Siapa sih yang tidak mau punya teman bertukar pikiran atas segala persoalan? Didengarkan saat berkeluh kesah memang membuat lega. Tapi punya rekan diskusi yang sepadan itu keberuntungan juga. Karena itu bagi generasi zaman now, istri idaman adalah perempuan-perempuan yang open minded, cerdas, dan berpengetahuan luas. Yang tak hanya iya-iya saja atas segalanya, melainkan bisa memberi saran, masukan, dan kritik atas segala hal yang dilakukan pasangan.
Jadi, apakah istri idaman adalah dia yang sekolahnya tinggi dan punya deretan gelar akademis di belakang nama? Tidak mesti juga. Pendidikan sangat penting. Tapi pendidikan formal bukan satu-satunya cara untuk membuka wawasan. Yang penting sih keinginan untuk terus belajar dan haus akan pengetahuan.

3. Cowok akan lebih tenang hatinya, bila bersama cewek yang tak suka cari perhatian berlebihan


“Yang, aku mention kamu di IG tuh. Balas dooong…”
“Beb, kamu kok nggak balas 
chatku sejam yang lalu? Udah nggak sayang ya?
“Sayang, kamu nggak pernah telepon aku ke mana aja sih? Apa teleponan sama yang lain?”
 Cewek manja memang terlihat cute. Terkadang membuat ego lelaki melambung tinggi juga karena merasa sangat dibutuhkan. Tapi kebanyakan pria mendamba cewek yang mandiri dan tidak caperberlebihan untuk dijadikan istri. Bukannya apa-apa, cowok juga punya banyak hal yang harus diurusi. Pasangan yang menuntut perhatian setiap jam, apalagi ngambek karena mentionnya di media sosial belum ditanggapi, tentu akan sangat memusingkan. Justru cowok akan lebih tertarik pada cewek yang aktif dan punya banyak kegiatan karena terkesan mandiri dan misterius, penuh tantangan. Hehe

4. Berjiwa bebas tidak sama dengan liar. Bersama istri yang kreatif dan spontan, mengarungi rumah tangga pun selalu seru dan tak terduga


Secocok apapun saat pacaran, setelah menikah perhitungannya berbeda. Jenuh, bosan, dan merasa kurang klik dengan pasangan itu hal biasa terjadi. Karena itu, memiliki pasangan yang kreatif dan antimainstream bisa jadi berkah tersendiri. Isi pikirannya yang spontan dan tak tertebak membuat hubungan jadi seru.

5. Perempuan mandiri yang bisa sayangi diri sendiri. Kalau penampilan selalu oke, suami pun kecipratan senangnya


Sering dikatakan bahwa penampilan adalah penanda cinta yang dangkal. Padahal sejatinya cewek yang memperhatikan penampilan membuktikan banyak kualitas, bukan hanya soal pandai berdandan. Mereka berdandan dan diet ketat, bukan semata biar dibilang cantik, melainkan sebuah bentuk kasih sayang pada diri sendiri. Dengan penampilan yang selalu fresh dan terjaga ini, pastinya para suami akan senang juga ‘kan?

6. Tak selamanya pria selalu ingin mengayomi. Mereka juga butuh sosok dewasa yang bisa menenangkan saat kalut menghampiri



0 komentar:

Posting Komentar